Teropongdesa.com, Tuban – Setelah adanya pemberitaan disalah satu media online, terkait adanya dugaan peristiwa toilet berbayar yang bertempat di SPBU 53.623.24 Plumpang Tuban Jawa Timur, maka awak media Teropong Desa mencoba untuk menggali informasi lebih dalam mengenai kebenaran peristiwa tersebut.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, bermula dari empat orang yang datang untuk menggunakan fasilitas toilet di SPBU Plumpang, yakni dua (2) orang laki-laki dan dua (2) orang perempuan.
Menurut keterangan Ibu Dartin selaku penjaga toilet mengatakan, bahwa sebelumnya ada 4 orang yang masing-masing masuk ke kamar mandi untuk buang air kecil. Kemudian usai dari kamar mandi salah seorang dari mereka bertanya kepadanya.
“Bayar Mbak?” tanya salah satu dari mereka kepada Dartin, “ya Pak untuk biaya kebersihan,” terangnya saat bertemu dengan awak media Teropong Desa.
Mereka memberikan Rp 5.000, lanjut Dartin, bahkan salah satu pria sempat ngomel-ngomel sambil berlalu dan mengatakan, “POM Bensin kok mbayar! SPBU kere,” sambungnya sambil menirukan pria itu.
Ia melanjutkan, jika sebenarnya sebelum mereka bayar kan sudah di kasih tahu bahwasanya untuk kebersihan. Tapi kenapa kok masih tidak terima segala, bahkan apa yang di beritakan tidak sesuai dengan fakta yang ada. “Mereka berempat cuma kasih Rp 5.000, tapi dalam pemberitaan yang ada mereka bilang Rp 8.000,” keluhnya.
Dari data informasi inilah, kemudian awak media mendapati kurang sesuainya hasil pemberitaan yang ada sebelumnya. Bahkan foto yang digunakan merupakan foto lama, yang tidak mencerminkan keadaan sekarang. Menariknya lagi, suami Ibu penjaga toilet ini juga ternyata berprofesi sebagai jurnalis. (Shodikin/red).






