BOJONEGORO – Komitmen TPPD (Tim Pengisian Perangkat Desa) Kanor untuk pelaksanaan ujian perangkat desa akhirnya terwujud. Meski sebelumnya beredar kabar sudah terdapat calon yang positif jadi atau lolos.
Empat desa di wilayah Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro – Jatim, pada Rabu (9/7) serentak menggelar ujian pengisian perangkat desa. Sedangkan pelaksanaan ujian bertempat di SMPN 1 Kanor dsn dimulai sejak pukul 07.30 WIB.
Empat desa yang menggelar ujian di antaranya, Pemdes Kanor, Kedungprinpen, bakung dan Pemdes Temu. Desa Kanor dengan formasi Kasi Kesejahteraan dengan jumlah peseta 74 orang dan nilai tertinggi 89 diraih Moch Bagas Prayogo. Desa Kedungprimpen formasi Kasi Kesejahteraan, peserta 38 orang dan nilai tertinggi 75 diraih Widya Anggraeni. Desa Temu formasi Kepala Dusun, peserta16 orang dsn nilai tertinggi 71, Anisa Erlina Safitri dan Desa Bakung formasi Kaur Keuangan, peserta : 43 orang dan peraih nilai teringgi 68, Muhammad Dicky R. Jumlah peserta sebanyak 171 orang.
Sementara itu Ketua TPPD Kanor, Mustajab kepada awak media ini usai pelaksanaan ujian menegaskan sejak awal dirinya dan tim serta Kades Kanor sepakat untuk berkomitmen melaksanakan ujian pengisian perangkat desa dengan jujur dan transparan.
“Jadi sejak awal pembentukan tim kami bersepakat dan berkomitmen untuk melaksanakan ujian dengan sejujur – jujurnya. Bahkan tim juga disumpah sebelum menjalankan tugasnya,” jelas Mustajab.
Mustajab mengaku memang kemarin ada isu yang mengabarkan sudah ada calon jadi dalam ujian pengisian. Bahkan anak kandung Kades yang bernama Bella yang ikut sebagai peserta pun tidak lolos.
“Jadi kami sangat menjaga indepeneensi Tim. Bahkan kami tidak mau ada intervensi dari siapapun dalam pelaksanaan ujian. Kami ingin ujian berjalan jujur dan transparan dan semurni – murninya,” ungkap Mustajab.
Mustajab menambahkan sistem ujian dilaksanakan dengan manual, jumlah soal 100 dan durasi waktu 90 menit. Dan sebagai pihak ketiga dari STESIA Surabaya. Adapun hasil nilai tertinggi pertama 89, kedua 79 dan ketiga 77.
Hal senada juga ditegaskan Nurhadi, Ketua TPPD Kedungprimpen. Pihaknya juga berkomimen melaksanakan ujian perangkat dengan sejujur – jujurnya.
“Sejak awal tim sudah sepakat menyelenggarakan ujian perangkat desa dengan sejujur – jujurnya dan transparan. Dan kami menjamin hasil nilai ujian peserta murni,” jelas Nurhadi.
Mustajab dan Nurhadi keduanyasudah pernah menjadi Ketua TPPD di desanya. Keduanya juga sangat menguasai dan berpengalaman dalam menyikapi dan menguasai situasi dan kondisi dalam penyelenggaraan pengisian perangkat desa.
Terpisah, Camat Kanor, Faisol menyebutkan pelaksaan ujian pengisin perangkat desa dari 4 desa dan bertempat di gedung SMPN 1 Kanor berlangsung lancar, aman dan tertib.
“Alkhamdulilah pelaksanaan ujian pengisian perangkat desa di empat desa di Kecamatan Kanor sudah selesai dan sesuai dengan yang kita harapkan,” jelas Camat.
Camat menambahkan, pinanya bersama Kapolsek, Danramil serta Satpol PP dan Linmas juga turut memantau situasi pelaksanaan ujian di lokasi. “Dan saya menyampaikan selamat kepada semua Tim Pengisian Perades yang telah melaksanakan tugasnya dengan sukses. Dan selamat juga kepada peserta yang lolos dalam ujian perangkat desa,” tandasnya.***(nastain/red).






