Warga Desa Babad – Kedungadem Kini Dapat Menikmati Jalan Beraspal

TeropongDesa.com, Bojonegoro – Kabupaten Bojonegoro saat ini telah melakukan pembangunan infrastruktur jalan yang layak. Hal ini bertujuan sebagai sarana pendukung serta memberika kemudahan akses transportasi bagi masyarakat, terutama warga perdesaan.

Jauh sebelumnya, memang banyak warga desa berharap adanya pembangunan jalan yang merata, tak hanya pembangunan jalan poros antar kecamatan, namun juga jalan poros antar desa. Dengan begitu, wujud pembangunan bisa dirasakan dan dinikmati warga di seluruh pelosok desa.

Seperti pembangunan di penghujung akhir tahun 2021 ini, sebagian desa memperoleh dana Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) yang bersumber dari APBD Bojonegoro guna pembangunan jalan berupa rigid beton dan aspal. Nominal bantuan pun sangat fantastis, hingga Milliaran rupiah.

Di antara desa yang memperoleh BKKD di wilayah Kecamatan Kedungadem, ialah Desa Babad, Kecamatan Kedungadem, Kebupaten Bojonegoro – Jatim.

Menurut H. Yarbo, Kades Babad, dari dana BKKD yang diterima sebesar Rp3,1 Milliar, serta diperuntukkan untuk pembangunan jalan aspal sejauh 2,3 kilo meter.

“Pembangunan jalan aspal tahap pertama baru 50 persen atau 1,1 meter. Dan kemarin juga sudah di sidak sama pak Wabup,” jelasnya.

Saat disinggung apakah ada temuan dari hasil sidak Wabup Bojonegoro, Budi Irawanto? Ia menjawab, tidak ada temuan terkait dengan kualitas bangunan jalan aspal. Bahkan lanjutnya, beliau saat di balai desa berpesan kepada perangkatnya untuk berhati hati dalam menggunakan dan mengelola anggaran yang bersumber dari APBD.

Kades menambahkan, dengan adanya pembangunan jalan aspal ini tentunya sangat membantu dan mempermudah warga dalam akses transportasi dsn operasional armada lainnya. Sehingga juga dapat mendukung dan mendorong percepatan roda perekoniman warga desa.

Dari pantauan Teropongdesa.com, di sepanjang lokasi pembangunan jalan aspal nampak beberapa warga asyik bersenda – gurau di tepi jalan yang kini beraspalkan mulus.

Salah satunya, Subki (50) tahun warga RT 01, Dusun Krandon, Desa Babad. Menurutnya, di desanya baru kali ini seumur-umur bisa merasakan pembangunan jalan desa yang di aspal.

“Sekarang saya bisa merasakan jalan yang aspal. Seumur-umur baru kali ini jalan desa di aspal. Ya semenjak pak Kades ini,” pungkasnya kepada TeropongDesa.com.***(nastain/red/TD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *